FEBI UIN Bukittinggi Tingkatkan Kompetensi Dosen melalui Academic Writing Workshop

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) - FEBI UIN Bukittinggi Tingkatkan Kompetensi Dosen melalui Academic Writing Workshop

Bukittinggi – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyelenggarakan Academic Writing Workshop pada 29–30 Juli 2026 di Aula Lantai III Gedung Kaharuddin Yunus. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh dosen tetap FEBI ini menghadirkan Prof. Dr. H. Mohamad Anton Athoillah, M.M., Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebagai narasumber.

Workshop ini merupakan bagian dari komitmen FEBI dalam meningkatkan kompetensi dosen di bidang penulisan karya ilmiah, memperkuat budaya riset, serta mendorong peningkatan publikasi pada jurnal bereputasi nasional maupun internasional.

Membuka kegiatan tersebut, Dekan FEBI UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. H. Aidil Alfin, M.Ag., Ph.D., menyampaikan bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan salah satu kompetensi utama yang harus terus dikembangkan oleh setiap dosen.

“Perguruan tinggi yang unggul dibangun melalui budaya akademik yang kuat. Salah satu indikatornya adalah produktivitas publikasi ilmiah yang berkualitas. Karena itu, peningkatan kapasitas dosen dalam bidang academic writing harus menjadi agenda yang berkelanjutan agar hasil riset yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Aidil Alfin, peningkatan kualitas publikasi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat reputasi akademik FEBI di tingkat nasional maupun internasional.

Selama workshop, Prof. Dr. H. Mohamad Anton Athoillah, M.M. membimbing peserta mengenai strategi menghasilkan artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal bereputasi. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan argumentasi ilmiah, identifikasi research gap dan research novelty, pemilihan jurnal yang sesuai, strategi menghadapi proses peer review, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara etis untuk mendukung proses penulisan artikel ilmiah.

Menurutnya, perkembangan AI memberikan peluang bagi akademisi untuk meningkatkan efektivitas proses penulisan, namun penggunaannya harus tetap mengedepankan integritas akademik.

“AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam proses akademik, seperti penelusuran literatur, penyusunan kerangka tulisan, maupun penyuntingan bahasa. Namun, orisinalitas gagasan, kedalaman analisis, dan tanggung jawab ilmiah tetap menjadi tanggung jawab penuh penulis,” jelasnya.

Selama dua hari pelaksanaan, para dosen mengikuti sesi diskusi, praktik, dan pendampingan penulisan artikel ilmiah secara intensif. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas naskah ilmiah serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan penelitian dan publikasi.

Melalui Academic Writing Workshop ini, FEBI UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berharap budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan dosen semakin berkembang, sehingga mampu memperkuat reputasi akademik fakultas dan meningkatkan kontribusi keilmuan pada tingkat nasional maupun internasional.

(Hardiansyah Padli)