Mahasiswa UIN dan UKM Malaysia Ikuti Coaching Magang Pariwisata Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) - Mahasiswa UIN dan UKM Malaysia Ikuti Coaching Magang Pariwisata Syariah

BUKITTINGGI – Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar Coaching Pembekalan Magang Pariwisata Syariah pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri sekaligus memperkuat kolaborasi internasional melalui keterlibatan mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Coaching diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pariwisata Syariah UIN Bukittinggi yang akan melaksanakan magang, serta enam mahasiswa Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) UKM yang tengah mengikuti program reciprocal internship di UIN Bukittinggi. Kehadiran mahasiswa dari dua negara dalam satu forum pembelajaran menghadirkan ruang pertukaran pengalaman dan perspektif mengenai pengembangan pariwisata syariah di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Program Studi Pariwisata Syariah, Dewi Manda Anggraini, menjelaskan bahwa pembekalan ini dirancang untuk menjembatani kompetensi akademik yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata dunia industri.

“Magang merupakan fase penting dalam proses pembelajaran. Melalui coaching ini mahasiswa dibekali pemahaman mengenai standar pelayanan, tata kelola destinasi, regulasi halal, serta etika profesional sehingga mereka mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memberikan kontribusi nyata di tempat magang,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar mengingat industri pariwisata syariah terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman multidisipliner, mulai dari aspek pelayanan, manajemen destinasi, hingga prinsip-prinsip syariah.

Pada sesi pembekalan, narasumber Faizal Zulfi mengulas perkembangan industri pariwisata syariah serta tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim. Ia menekankan pentingnya penguasaan standar pelayanan halal, halal assurance system, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari transformasi industri pariwisata modern.

Dekan FEBI UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. Aidil Alfin, M. Ag, menilai kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperluas jejaring internasional.

“Magang tidak boleh dipandang sekadar pemenuhan kewajiban akademik. Ini adalah proses pembentukan kompetensi profesional. Karena itu, mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari praktik industri, mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, dan memperluas wawasan global. Kehadiran mahasiswa UKM dalam coaching ini juga memperkaya proses pembelajaran karena membuka ruang pertukaran pengalaman dan perspektif antarnegara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas mahasiswa, tetapi juga melalui proses pembelajaran bersama yang memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan, budaya, dan praktik terbaik di bidang pariwisata.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Bukittinggi berharap mahasiswa memiliki kesiapan akademik dan profesional sebelum memasuki dunia kerja, sekaligus memperkuat posisi Program Studi Pariwisata Syariah sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berdaya saing nasional dan memiliki perspektif global.

(Hardiansyah Padli)