febi@uinbukittinggi.ac.id +62 857-6566-0001

Studium General Internasional Prodi S2 Eksya dengan Tema : Poverty Eradication: The Role of Islamic Financial Institutions

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) - Studium General Internasional Prodi S2 Eksya dengan Tema : Poverty Eradication: The Role of Islamic Financial Institutions

Studium General Internasional Prodi S2 Eksya

 

Bukittinggi, 26 Juni 2024 – Program Studi S2 Ekonomi Syariah FEBI UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi  mengadakan Studium General Internasional dengan topik Poverty Eradication: The Role of Islamic Financial Institutions. Kuliah umum ini bertujuan untuk mendalami bagaimana institusi keuangan Islam dapat berperan aktif dalam memerangi kemiskinan melalui pendekatan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Topik ini diangkat oleh Program Studi S2 Ekonomi Syariah FEBI UIN Bukittinggi karena adanya tantangan kemiskinan menjadi salah satu isu yang mendesak untuk diatasi. Sehingga dengan adanya Lembaga Keuangan Islam menawarkan pendekatan yang unik dan berpotensi untuk memberikan solusi yang berkelanjutan dalam mengurangi kemiskinan, dengan mengintegrasikan nilai-nilai etika dan keadilan sosial Islam dalam praktik keuangan.

Kuliah umum ini diselenggarakan dengan menggunakan platform Zoom Meeting. Dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung oleh Dekan FEBI Dr. Hesi Eka Puteri S.E.,M.Si dengan moderator Kaprodi S2 Eksya Dr. Awaluddin M.A. Untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam, Prodi mengundang narasumber dari Perancangan & Pembangunan Ekonomi  Universiti Teknologi Malaysia (UTM)  Prof. Dr. Asan Ali Bin Golam Hassan yang pakar di dalam topik ini. Dalam materinya beliau membahas tentang kebijakan makro dan mikro ekonomi, pemberdayaan ekonomi wanita, kesenjangan sosial ekonomi, akses keuangan bagi masyarakat tidak mampu dan lainnya yang berkaitan dengan kemisnikan.

Kuliah Umum ini berjalan dengan lancar. Diharapkan dapat memperluas pemahaman, meningkatkan kesadaran akan peran penting dari lembaga keuangan Islam dan solusi-solusi atas masalah kemiskinan di Indonesia terkhusus di Sumatera Barat.