Yudisium XIII FEBI, 492 Lulusan Siap Berkarya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) - Yudisium XIII FEBI, 492 Lulusan Siap Berkarya

Bukittinggi – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar Yudisium Angkatan XIII pada Jumat, 11 September 2026, di Aula Student Center UIN Bukittinggi. Sebanyak 492 peserta mengikuti prosesi yang menandai berakhirnya satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mereka di FEBI.

Yudisium bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki fase baru dengan tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu yang diperoleh selama masa perkuliahan diharapkan tidak berhenti sebagai capaian akademik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kompetensi, integritas, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Dekan FEBI UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dr. H. Aidil Alfin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan proses pendidikan di fakultas tersebut.

“Hari ini adalah tonggak penting dalam perjalanan akademis Anda. Gelar yang diraih bukan sekadar bukti selesainya masa studi, tetapi membawa tanggung jawab moral, intelektual, dan sosial yang baru,” ujar Aidil Alfin.

Ia menegaskan bahwa lulusan FEBI memiliki karakter keilmuan yang khas. Selain dibekali kompetensi di bidang ekonomi dan bisnis, para lulusan juga membawa nilai-nilai keislaman, etika, dan integritas sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan profesional.

Menurutnya, bekal tersebut semakin penting di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat, terutama akibat transformasi digital dan dinamika ekonomi global.

“Di era transisi digital dan dinamika ekonomi global, kita membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan profesional, tetapi juga memegang teguh etika dan nilai-nilai keislaman. Keahlian tanpa integritas justru dapat kehilangan maknanya,” ungkapnya.

Karena itu, Dekan mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah meninggalkan bangku kuliah. Kemampuan beradaptasi, menguasai perkembangan teknologi, serta terus memperbarui pengetahuan dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi perubahan dunia kerja dan kewirausahaan.

“Perjalanan belajar yang sesungguhnya justru terus berlanjut setelah hari ini. Jadilah pribadi yang adaptif, inovatif, terus belajar, dan jangan mudah menyerah menghadapi perubahan,” pesannya.

Aidil Alfin juga mengingatkan seluruh lulusan agar menjaga nama baik almamater di mana pun nantinya berkarya. Prestasi alumni, menurutnya, akan menjadi bagian penting dari reputasi FEBI sekaligus cerminan kualitas pendidikan yang telah mereka tempuh.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi dalam mendampingi mahasiswa selama proses pendidikan. Penghargaan juga disampaikan kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan kepercayaan kepada FEBI UIN Bukittinggi serta mendukung perjalanan akademik para lulusan.

Yudisium Angkatan XIII menjadi titik awal bagi 492 lulusan FEBI untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas. Dengan bekal ilmu, nilai keislaman, dan kemampuan beradaptasi, mereka diharapkan mampu berkarya secara profesional serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan almamater.

(Humas FEBI/HP)