BUKITTINGGI – (19/01/2026). Dalam rangka menjaring bibit unggul dari kalangan santri, Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., memimpin langsung tim sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ke dua pesantren ternama, yakni Pesantren Almunawarah dan Pesantren Mualimin Pakan Sinayan. Kehadiran tim ini bertujuan untuk memberikan informasi komprehensif mengenai jalur seleksi masuk perguruan tinggi, khususnya jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN). Dalam kunjungannya, WD I didampingi oleh dua orang dosen ahli, Ibu Septria, M.E., dan Ibu Santi Deswita, M.E., yang turut memberikan motivasi akademik kepada para santri kelas akhir mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di lingkungan kampus Islam yang bereputasi.
Fokus utama dalam sosialisasi ini adalah mengajak para siswa kelas 3 atau kelas XII untuk segera mempersiapkan diri mendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN. Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin menjelaskan bahwa jalur ini merupakan kesempatan emas bagi para santri yang memiliki prestasi akademik konsisten, karena seleksi dilakukan murni berdasarkan nilai rapor dan tanpa ujian tertulis. Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan melalui jalur SPAN ini adalah ketersediaan skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) terendah bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria. Hal ini merupakan bentuk komitmen UIN Bukittinggi dalam memberikan akses pendidikan yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga kendala ekonomi tidak menjadi penghalang bagi santri berprestasi untuk meraih gelar sarjana di bidang ekonomi dan bisnis Islam.
Dalam presentasinya, tim FEBI memperkenalkan berbagai program studi unggulan yang dirancang untuk menjawab tantangan industri masa kini. Saat ini, FEBI UIN Bukittinggi memiliki tujuh program studi jenjang S1 yang telah terakreditasi dengan baik, serta satu program studi Pascasarjana bagi mereka yang ingin mendalami keilmuan lebih lanjut. Para siswa diperkenalkan dengan kurikulum modern yang diterapkan pada prodi-prodi tersebut, yang memadukan teori ekonomi konvensional dengan nilai-nilai syariah yang kuat. Tim menekankan bahwa lulusan FEBI dipersiapkan untuk menjadi praktisi, akademisi, serta pengusaha yang memiliki integritas moral tinggi, sehingga sangat relevan bagi latar belakang para santri yang sudah memiliki dasar ilmu agama yang kokoh di pesantren.
Suasana sosialisasi menjadi sangat dinamis dan hidup ketika dua mahasiswi dari Program Studi Perbankan Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah naik ke panggung sebagai juru promosi. Keduanya tampil sangat persuasif dan provokatif dalam arti positif, mampu membakar semangat para siswa dengan menceritakan pengalaman seru mereka selama berkuliah di UIN Bukittinggi. Mereka memaparkan berbagai fasilitas kampus, organisasi mahasiswa yang aktif, hingga peluang beasiswa yang melimpah. Gaya penyampaian yang kekinian dan dekat dengan dunia remaja membuat pesan yang disampaikan sangat efektif, sehingga para siswa tidak hanya mendapatkan informasi formal, tetapi juga merasa terinspirasi untuk menjadi bagian dari keluarga besar FEBI UIN Bukittinggi pada tahun akademik mendatang.
Respon dari pihak pesantren dan para siswa sangat luar biasa; mereka menyambut kedatangan tim dengan penuh antusiasme dan keramahan. Banyak siswa yang langsung berkonsultasi mengenai teknis pendaftaran jalur SPAN dan menyatakan ketertarikan mereka untuk memilih prodi di FEBI sebagai pilihan utama. Guru-guru di Pesantren Almunawarah dan Mualimin juga mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh FEBI UIN Bukittinggi ini, karena sangat membantu siswa dalam menentukan arah masa depan mereka. Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan foto bersama, memperkuat silaturahmi antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam upaya mencetak generasi intelektual muslim yang unggul di masa depan,(im).

